Today :

Not found what you looking for?:

Wawancara Hartono Ahmad Jaiz Mirza Ghulam Ahmad Pendusta 13

Mirza Ghulam : 'Nabi' Pelayan Imperialis
Keberadaan jamaah Ahmadiyah di Indonesia makin meresahkan. Namun anehnya pemerintah seolah ragu menindak Ahmadiyah.

“Padahal terhadap Al Qiyadah Al Islamiyah yang nabi palsunya Ahmad Moshaddeq pemerintah bisa melarangnya, kenapa kepada Ahmadiyah tidak atau belum bisa, kenapa masih ragu-ragu?” ujar Hartono Ahmad Jaiz dari LPPI. Padahal, katanya, di Malaysia sejak tahun 1975 Ahmadiyah sudah dilarang.

Di negerinya sendiri dinilai minoritas dari yang bukan Islam. Juga tidak boleh dikuburkan di kuburan Islam.

Untuk mengetahui sejauh mana sikap pemerintah dalam menangani Ahmadiyah dan kenapa Ahmadiyah ini ditentang umat Islam, berikut wawancara wartawan Suara Islam, Pendi Supendi dengan Hartono Ahmad Jaiz, beberapa waktu yang lalu.

Bagaimana sejarah berdirinya Ahmadiyah itu?

Mirza Ghulam Ahmad mengaku sampai menjadi Nabi itu bertahap. Pertama, Mirza Ghulam Ahmad itu mengaku sebagai mujadid. Kemudian ia mengaku nabi yang tidak membawa syariat. Ini terjadi sebelum tahun 1900. Setelah itu ia mengaku sebagai nabi dan rasul pembawa syariat. Menerima wahyu seperti Alquran dan menerapkan pada dirinya. Setelah itu ia mengikuti cara-cara kebatinan zindiq dalam ungkapan-ungkapannya. Ia mengikuti cara Bahai dalam mengaburkan ucapannya. Bahai itu berasal dari Syiah, kemudian mengaku adanya nabi, menggabungkan antara Yahudi, Nasrani dan sebagainya. Kalau sekarang istilahnya pluralisme agama.

Kemudian Mirza mulai meniru mukjizat penutup para nabi, yakni nabi Muhammad SAW. Lalu menjadikan masjidnya sebagai Masjid Aqsha. Kemudian desanya diaku sebagai Makkah, Lahore sebagai Madinah, menara masjidnya dinamai menara Almasih. Kemudian ia membangun pemakaman yang disebut pemakaman jannah. Semua yang dimakamkan di sana diakatakan ahli surga. Tetapi sebelumnya harus beli sertifikatnya dengan harga mahal itu. Meski tidak dimakamkan di sana, tapi yang penting punya sertifikat, maka nanti termasuk ahli surga. Jadi ujung-ujungnya duit.


Setelah itu bagaimana?

Setelah merasa kuat mereka kemudian mengkafirkan orang muslim. Dengan ucapan-ucapannya bahkan dinisbatkan pada Allah dalam kitab tadzkirah, wahyu muqqodas. Diantaranya ada dalam tadzkirah halaman 402, bunyinya sayakulu al aduwwu lasta mursalah artinya musuh akan berkata, kamu (mirza Ghulam Ahmad) bukanlah orang yang diutus oleh Allah.

Jadi kita ini yang bukan Ahmadiyah dianggap musuh. Lalu perkataan Mirza Ghulam Ahmad, seseorang yang tidak beriman kepadaku dia, tidak beriman kepada Allah dan rasul-Nya. Jadi yang tidak percaya kepada Ghulam Ahmad berarti tidak percaya kepada Allah dan kepada Rasulullah. Jadi kafir kan. Ya prosesnya seperti.

Bagaimana dengan peran Inggris?

Ya itu anehnya, karena dia itu memang pembohong, dia membuat buku yang banyak banget untuk mendukung penjajah Inggris. Otomatis di situ ada peran Inggris. Ngapain dia sampai menulis banyak dalam rangka mendukung penjajah Inggris?



Sejarah Ahmadiyah masuk ke Indonesia?


General Nicholson, True Master of Mirza Ghulam Ahmad
Ahmadiyah yang masuk ke Indonesia pertama kali adalah Ahmadiyah Lahore, yakni tahun 1928. Nah dalam sejarahnya, Cokroaminoto, Muhammadiyah mene-maninya. Kemudian baru belakangan, kira-kira lima tahun setelah itu, Ahmadiyah yang selama ini dianggap sebagai teman berbeda dengan kita. Tujuh tahun kemudian, yakni 1935 datang Ahmadiyah Qodiyan. Karena NU yang tradisional dan Muhammadiyah yang pembaharu itu berselisih sangat ketat, maka datangnya aliran sesat Ahmadiyah baik Lahore maupun Qodiyan itu aman. Ahmadiyah tidak dalam hitungan perselisihan bentrok ini. Makanya dalam perjalannya Ahmadiyah tidak diusik-usik karena bentrokan antara pembaharu dan tradisionalis itu berlanjut-lanjut tentang khilafiyah. Jadi Ahmadiyah tidak terhitung sebagai kelompok yang dideskriditkan.


Kenapa Ahmadiyah bisa diterima di Indonesia?

Nah di Indonesia ini apa sih yang tidak laku? Apa saja yang dijajakan, sampai dukun yang tidak logis saja bisa laku kan.


Berapa jumlah pengikutnya di Indonesia sekarang?

Nggak banyak. Paling 500 ribu orang. Walaupun cabangnya sampai 200 cabang lebih. Jadi produk asing belum tentu laris juga di Indonesia. Hanya saja menjadi ganjalan ketika itu tidak dilarang. Paling kurang jadi pertanyaan apa pemerintah takut sama asing?


Apa bedanya Ahmadiyah Qodiyan dan Lahore?

Ya sama sesat dan menyesatkan karena sumbernya sama. Bedanya Qodiyan mengaku Mirza Ghulam Ahmad sebagai nabi, semenetara Lahore menyebut Mirza Ghulam Ahmad itu sebagai mujadid.


Bukankah di Islam juga mengenal istilah mujadid?

Kalau mujadid itu dalam Islam, mengembalikan Islam sesuai Alquran dan sunnah. Mujadidnya bukan model Mirza Ghulam Ahmad. Mirza Ghulam itu pendusta.


Kesesatannya yang paling fatal?

Dengan mengaku mendapat wahyu itu paling fatal. Kalau sudah mendapatkan wahyu dan mengaku nabi itu kesesatan yang paling fatal.


Mereka mengaku syahadatnya kan sama dengan kita?

Muhammad di situ yang dimaksud ya Mirza Ghulam Ahmad, karena katanya Mirza Ghulam Ahmad itu sudah merupakan reinkarnasi dari nabi-nabi bahkan nabi Muhamamad SAW. Jadi ucapannya sepertinya sama, tapi isi dan keyakinannya berbeda. Itu dari buku-buku dan pernyataan wahyunya Mirza Ghulam Ahmad. Itulah model dari penipuannya. Jadi Muhammad di situ bukan Muhammad yang dilahirkan Siti Aminah di Makkah


Apa itu bukan karena kecurigaan saja?

Bukan. Itu kan dari kitab mereka sendiri. Masa kita ngarang-ngarang tentang mereka.


Mereka juga membantah menyebut kafir umat Islam di luar mereka?

Lho bukti dari kitab-kitab mereka, wanitanya nikah dengan selain Ahmadiyah tidak boleh. Anaknya Mirza Ghulam Ahmad sendiri, Fadhol Ahmad, itu waktu meninggal tidak dishalati oleh Mirza Ghulam Ahmad karena ia tidak beriman kepada bapaknya itu.


Menurut pengikutnya, Mirza Ghulam Ahmad itu tidak mengaku Nabi?

Justru Mirza Ghulam Ahmadnya yang menegaskan bahwa yang tidak percaya kepada Kamu (Mirza), itu adalah musuh. Malah ia memaki kepada seluruh manusia yang tidak percaya kepada dia sebagai anak pelacur. Apa yang diklaim sebagai wahyu maupun dari prakteknya sudah jelas. Bukan saja dari pengikutnya tapi dari Mirza Ghulam Ahmad.


Tujuan Ahmadiyah di Indonesia seperti apa?

Yang jelas ketika khalifahnya, Tohir Ahmad datang ke sini saat pemerintahan Gusdur, berjanji akan men-jadikan Indonesia sebagai pusat Ahmadiyah di dunia. Ini kan jadi persoalan. Nah kalau jadi sentral Ahmadiyah Indonesia ini, gimana ini. Ini justru akan menjadikan Indonesia musuh Islam terbesar di dunia. Apa kita rela?


Tentang Tadzkirah, mereka membantahnya sebagai kitab suci?

Kalau itu diatasnamakan Allah dan disebut dalam kitab itu sendiri sebagai wahyu muqqodas. Maka mereka berbohong dua kali. Sudah wahyu muqqodasnya bohong dan pengikutnya bohong lagi.


Kenapa pemerintah tidak juga melarang Ahmadiyah?

Nah di sini ada pertanyaan. Kenapa begitu? Terhadap Al Qiyadah Al Islamiyaah yang nabi palsunya Ahmad Moshaddeq pemerintah bisa melarangnya, kenapa kepada Ahmadiyah tidak atau belum bisa? Kenapa masih ragu-ragu? Padahal di Malaysia sejak tahun 1975 sudah dilarang. Di negerinya sendiri dinilai itu minoritas dari yang bukan Islam. Dan tidak boleh dikuburkan di kuburan Islam.

Kepala Litbang Depag bilangnya alasannya karena hubungan internasional. Sebenarnya ada apa dengan hubungan internasional? Lho Malaysia yang sudah melarang sejak tahun 1975 kok nggak ada masalah dengan hubungan internasionalnya. Ini berarti ada orang-orang yang terlibat. Johan Effendi yang dari litbang Depag kan dulu Ahmadiyah.


Pemerintah apa takut?

Kalau dilihat dari takutnya nggak takut. Tapi justru yang ditakuti itu Islam. Kalau Islam ini kemudian dituruti dan Ahmadiyah dilarang, maka Islam akan berkembang baik. Kalau Islam berkembang baik maka syariat Islam diterapkan. Ketika Islam diterapkan maka orang yang korupsi dipotong tangannya. Orang yang berzina dan sudah menikah, kalau ketahuan dan ada saksi empat, akan dirajam. Itu yang ditakuti. Islam phobia justru ada di sini. Justru yang ditakuti itu Islam bukan Ahmadiyah


Mungkin nggak ini dijadikan alat politik untuk tahun 2009?

Nggak benar itu. Jumlahnya 500 ribu itu untuk apa?


Apa ada pihak tertentu yang bermain?

Kalau kita main tebak-tebak ya tidak bisa. Tapi yang jelas kok pejabat pemerintah terkesan membela Ahmadiyah. Jadi itu bukan permainan siapa-siapa, berarti permainan di antaranya permainan pejabat itu. Siapa yang ngomong ya itu yang bermain dengan lain-lainnya.


Model apa yang mesti diambil pemerintah dalam menangani Ahmadiyah, apa seperti Pakistan yang menganggap Ahmadiyah di luar Islam?

Justru aliran produk dari sini sendiri, yakni Ahmad Moshaddeq, yang serupa dengan model Ahmadiyah, dilarang dan nggak ada soal kan. Jadi modelnya ya seperti melarang Ahmad Moshaddeq dan jamaahnya, melarang Ahmadiyah secara nasional.


Untuk kasus Indonesia siapa yang paling berwenang untuk memutuskan?

Ya kejaksaan agung. Karena di dalam kejaksaan agung ada PAKEM (Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat). Nah seperti ketika melarang Islam Jamaah kan jaksa agung. Juga seperti melarang buku-buku berbahaya ya jaksa agung. Namun demikian untuk melarang suatu aliran yang berkaitan dengan Islam mestinya rujukannya Majelis Ulama.

Apa yang dilakukan Ahmadiyah itu menodai hukum Islam. Ketika menodai Islam dan dibiarkan akan meresahkan. Padahal secara hukum sudah jelas, prosedurnya sudah ada, lembaga yang harus menangani itu sudah jelas. Jadi sebenarnya tidak ada problem untuk melarang ini. Justru problem itu ketika tidak melarang, karena akan menyebabkan insiden-insiden di daerah. Kalau ada problem paling ketika itu saja. Ibarat misalnya penyakit, ketika dieman-eman, disayang-sayang, maka seluruh tubuh nanti kena penyakit. Kan begitu. Aliran sesat lebih dari sekadar panyakit yang ada di badan ini. Kalau dibiarkan sama dengan memelihara penyakit.


Kalau dilarang apa nggak melanggar HAM?

Justru agar Hak Asasi untuk meyakini agama yang benar itu dilindungi. Tidak dirusak. Orang HAM jangan berpikirnya terbalik. HAM itu juga harus melihat orang lain. Dan melihat urutan-urutannya. Ahmadiyah lah yang melanggar HAM duluan karena telah mengacak-acak Islam. Ketika ada reaksi kok yang dipersoalkan yang bereaksi. Ini kan kebalik. Apakah ada kebebasan untuk mengacak-acak agama yang sudah diyakini. Kan tidak ada. Jadi yang membela itu cara berpikirnya tidak urut.


Bagaimana dengan adanya orang yang mengaku Islam tapi membela Ahmadiyah?

Dalam hadist Nabi SAW, seperti diriwayatkan Abu Hurairah, yang dimuat oleh Ibnu Katsir dalam kitab al bidayah wal nihayah, yang namanya Ar rojal, yakni yang membela nabi palsu Musailamah al Kadzab saja itu disabdakan Rasulullah SAW, nanti di Neraka gigi grahamnya lebih besar dibanding gunung Uhud.

Jadi ini bukan persoalan kecil. Masalahnya ini hak Allah. Kemudian dipalsu dan mengatakan yang mengikuti nabi Muhammad SAW ini kafir. Bahkan wanita Ahmadiyah tidak boleh menikah dengan laki-laki Muslim. Padahal Musailamah Al Kadzab saja nggak seperti itu. Itu saja pembelanya disebut di Neraka gigi grahamnya lebih besar dibanding gunung Uhud. Tapi sekarang ini orang dengan mudahnya kok membela Ahmadiyah.


Bagaimana Islam menangani nabi palsu itu?

Secara Islam pengikut nabi palsu itu harus diperangi. Contohnya 40 ribuan pengikutnya Musailamah al Kadzab dan Musailamahnya sendiri diperangi setelah sebelumnya dibilangin untuk masuk Islam kembali, tapi nggak mau. Abu Bakar Shiddiq mengerahkan 10 ribu tentaranya yang dipimpin khalid bin Walid. Kemudian 10 ribu orang murtad pengikut Musailamah al Kadzab itu mati dibunuhin.

Jadi kalau ini tidak diselesaikan oleh pemerintah justru dikhawatirkan akan kacau. Karena secara akidah itu memang harus diperangi.


Perlu nggak sih peraturan baru untuk mena-ngani aliran sesat itu?

Peraturan itu kan kembali kepada perlindungan terhadap keyakinan. Jadi kalau diadakan ya peratuan tentang melindungi keyakinan. Perlu itu, tapi harus kongkrit bagaimana melindunginya. Agama itu harus dilindungi. Agama malah lebih dibanding sekadar harta. Jadinya harus ada undang-undang yang melindungi agama.


Kalau pemerintah tidak membubarkan Ahmadi-yah apa yang mesti dilakukan umat?

Amar ma’ruf nahi munkar ya terus dilakukan. Jadi seperti dulu, ketika PKI berontak 1948, kemudian berontak lagi tahun 1965 baru bisa dibubarkan. Di masa itu juga difatwakan PKI itu kafir. Ya begitu sebagaimana JIL difatwakan bertentangan dengan Islam. Ya memang proses untuk pembubaran itu dan belum tentu langsung. Tetapi petunjuk kepada umat Islam bahwa ini sesat harus terus dilakukan. Kemudian kita percayakan kepada pihak pemerintah sampai bisa percaya.


Tentang tindakan anarkis seperti di Kuningan itu apa bisa dibenarkan?

Ya itu kan ekses. Akibat. Kalau akibat itu mesti dilihat dari penyebabnya. Merusak yang jenisnya materi emang salah, tapi yang namanya merusak keyakinan seperti agama Islam hukumnya diperangi tadi. Jadi secara hukum yang lebih berat itu ya Ahmadiyah karena telah merusak Islam. Ini lebih berat dibanding merusak materi seperti kaca bangunan milik Ahmadiyah.


Dalam penanganan aliran sesat seperti Ahmadi-yah itu solusi jangka panjangnya apa?

Ya syariat Islam yang konsekwen. Memang Islam seharusnya diterapkan secara kehidupan nyata. Tapi ketika tidak dalam kekuasaan bukan berarti Islam tidak dilindungi. Ketika Islam dijamin UUD itu bukti jaminannya harus berupa perlindungan. Jadi perlu UU perlindungan keyakinan itu.

Jadi ketika belum dapat yang itu ya berusaha misalnya minta Ahmadiyah dibubarkan. Jadi tidak nunggu syariat Islam itu ditegakkan.


Melawan Kesesatan Melalui Buku


Membedah Anatomi Aliran Sesat
Drs H Hartono bin Ahmad Jaiz, demikian nama lengkap laki-laki kelahiran Boyolali, 1 April 1953 ini. Tamat dari Fakultas Adab/Sastra Arab IAIN (Institut Agama Islam Negeri) Sunan Kalijaga Yogyakarta 1980-1981. Sebelumnya, belajar di PGA (Pendidikan Guru Agama) 6 tahun Negeri di Solo Jawa Tengah 1968-1973.

Selama belajar di PGAN Solo mondok di Pesantren Jenengan tempat Pak Munawir Sjadzali mantan Menteri Agama mondok dulu, di bawah pimpinan KH Ma’ruf, dulunya guru di Madrasah Mamba’ul ‘Ulum (kini pesantren itu telah tiada). Dan beberapa tahun setiap Ramadhan Hartono ikut mengaji kitab-kitab agama di Pesantren Kacangan Andong Boyolali.

Hartono menjadi wartawan Pelita 1982 sampai 1996, kemudian dialihkan menjadi Kepala Bagian Perpustakaan dan dokumentasi sampai 1997. Ketika mengangkat kasus pemberitaan 62 jenis makanan diduga mengandung lemak babi 1989, dirinya sempat diinterogasi 2 hari, namun dinyatakan tidak bersalah oleh para penginterogasi di Gedung Bundar Kejaksaan Agung Jakarta.

Diutus oleh Harian Pelita dan DDII (Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia) untuk meliput kondisi umat Islam Bosnia Herzegovina yang diserbu dan dibantai Serbia. Tugas meliput itu dilaksanakan sampai Mostar Bosnia Herzegovina dan di kamp-kamp pengungsi di Zagreb Croatia, dan Nagyatad Hongaria serta meliput masyarakat Muslim di Buddapes ibukota Hongaria, Desember 1992.

Menjadi pengasuh rubrik Islamika di Majalah Media Dakwah Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia sejak 1998. Menjadi anggota tim editor terjemahan Tafsir Ibnu Katsir, Yayasan Imam Syafi’I di Bogor, sejak 1999. Kemudian menjadi Ketua Lajnah Ilmiah LPPI (Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam) di Jakarta sejak 1998.

Aktifitas Ahmad Jaiz sekarang lebih banyak diisi dengan dakwah dan menulis buku. Buku-buku beliau lebih banyak tentang pemikiran yang membongkar pemikiran-pemikiran sesat di Indonesia. Beberapa buku yang pernah ditulis cukup membuat umat terhenyak adalah Ada pemurtadan di IAIN, Bila Kyai menjadi Tuhan, dan Bahaya Islam Liberal. Karena buku-bukunya itulah ia kerapkali diteror pihak-pihak yang tidak senang padanya. Tapi Alhamdulillah Allah SWT masih memberikan perlindungan kepadanya. [pendi/ Suara-islam.com]

*Seperti dimuat di Tabloid Suara Islam.

Muslim Rusia Dipaksa Belajar Kristen

Dalam acara tahuan "Christmas Readings" di Moskow pada bulan Januari 2008, Menteri Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Rusia, Andrey Fursenko mengatakan, "menerapkan ajaran agama-agama langit di level pemerintahan baik di tingkat federal, regional maupun tingkat pemerintahan kota, merupakan tindakan yang terlarang." Menurut Fursenko, yang paling penting bagi siswa dan orang tuanya adalah memberikan kebebasan memilih pada mereka untuk menghindari kontroversi.

Sebulan kemudian, tepatnya tanggal 14 Februari 2008, sekitar 227 pemuka agama Kristen di Rusia mengirimkan surat pada Vladimir Putin (mantan presiden Rusia) yang isinya mendukung inisiatif dari Gereja Kristen Ortodoks Rusia untuk memasukkan ajaran agama Kristen dalam mata pelajaran sekolah. Para pemuka agama Kristen menyebut mereka yang menolak inisiatif ini sebagai para penganut nihilisme dan tidak toleran terhadap Gereja Ortodoks Rusia, Gereja Ortodoks Kristen dan pada pengikutnya.

Tapi dua bulan kemudian, pada bulan April, lebih dari 1.700 cendekiawan Rusia yang pendukung sekularisme mengirimkan petisi pada Presiden Rusia Dmitry Medvedev yang isinya meminta Presiden tidak mengabulkan inisiatif kalangan gereja untuk memasukkan ajaran agama Kristen sebagai mata pelajaran wajib di sekolah-sekolah umum. Para cendikiawan sekuler itu beralasan, pemaksaan pelajaran agama akan menimbulkan ketegangan dan akhirnya perpecahan di Rusia.

Pada bulan yang sama, Dewan Mufti Rusia secara resmi menyampaikan keberatannya jika di sekolah-sekolah umum Rusia hanya diajarkan tentang budaya, sejarah dan tradisi dari satu agama saja, karena akan menimbulkan konflik agama dan etnis di Rusia.

Kalangan gereja ortodoks di Rusia sebenarnya ingin meniru ide sejumlah wilayah di kawasan Kaukasus yang penduduknya mayoritas Muslim, seperti Chechnya, Ingushetia, Dagestan yang setuju untuk memasukkan mata pejaran agama Islam di sekolah-sekolah. Dua wilayah Rusia yang mayoritas penduduknya Muslim yaitu, Tatarstan dan Bashkortostan juga ikut mengusulkan ide itu.

Tapi berbeda dengan usulan warga Muslim agar agama Islam menjadi mata pelajaran yang bisa dipilih siswa sekolah, kalangan Gereja Ortodoks menjadikan ajaran agama Kristen sebagai pelajaran yang wajib diikuti dan bahkan mencoba menerapkan tradisi Kristen sampai ke level pemerintahan.

Damir Mukhetdinov, Kepala Nizhniy Novgorod Islamic Institute mengatakan, cara kalangan Gereja Ortodoks memaksakan ajarannya ke setiap orang telah melanggar standar-standar pendidikan di Rusia dan bertentangan dengan prinsip sekularisme dalam konstitusi Rusia.

Namun apa respon dari pihak gereja atas kritikan itu? Kepala Deputi Bidang Hubungan Eksternal Gereja, Vsevolod Chaplin malah dengan sinis mengatakan, "Warga Muslim yang tidak suka dengan situasi di Rusia, silahkan mencari sendiri tempat yang lebih baik untuk hidup."

Wajib Bawa Alkitab dan Salib

Faktanya, pada tahun 2007, jumlah warga Muslim sejumlah wilayah di Rusia Tengah meningkat tajam (kebanyakan imigran dari Asia Tengah dan Kaukasus). Jumlah siswa-siswa Muslim di sekolah-sekolah juga bertambah banyak dan para orang tua mereka sudah sering memprotes kebijakan sekolah yang mewajibkan siswanya mengikuti pelajaran agama Kristen ortodoks.

Di wilayah Nizhniy Novgorod, sejumlah sekolah memasukkan mata pelajaran agama Kristen dan semua siswanya wajib mengikuti pelajaran tersebut dan wajib membawa Alkitab serta salib setiap jam mata pelajaran agama Kristen. Begitu pula buku-buku teks sekolah yang ditulis berdasarkan keyakinan dalam agama Kristen, tanpa konsultasi terlebih dahulu dengan perwakilan agama lainnya.

Sebagai contoh, di Nizhniy Novgorod, buku-buku teks yang isinya tentang sejarah Islam, diterbitkan tanpa melibatkan para ulama dan cendikiawan Muslim. Akibatnya, dalam buku-buku teks yang digunakan di sekolah-sekolah, bab tentang agama Islam dimasukkan dalam bab "Sekte" dan agama Islam disebut sebagai "agama tentang nasib." Saat ini, Direktorat Agama Islam di Nizhniy Novgorod sedang bersiap membawa kasus buku-buku teks itu ke pengadilan.

Protes-protes yang dilakukan sebagain warga Muslim Rusia sedikit demi sedikit mengubah sikap Gereja Ortodoks. Mereka mulai mau berkompromi dan mengakui hak warga Muslim, penganut agama Yahudi dan penganut agama Budha untuk mempelajari agamanya masing-masing selain agama Kristen Ortodoks.

Kalangan Kristen Ortodoks kemudian memutuskan mengganti mata pelajaran agama Kristen Ortdoks dengan mata pelajaran Budaya dan Kerohanian, yang akan diperkenalkan mulai tahun ajaran 2009. Kelas baru ini terkesan berisi ajaran liberal, tapi sebenarnya esensinya tidak jauh berbeda dengan mata pelajaran agama dan budaya Kekristenan. Otoritas pemerintahan di wilayah Nizhniy Novgorod, Tatarstan dan Bashkortostan sudah menyatakan keberatan dengan mata pelajaran baru ini. Gerakan "Russian Islamic Hertitage" mengirimkan surat pernyataan pada pemerintah Rusia bahwa inisiatif kalangan gereja itu melanggar prinsip undang-undang dan konstitusi negara Rusia.

Sayangnya, Muslim Rusia masih belum bersatu untuk melakukan perlawanan terhadap sepak terjang kelompok Gereja Ortodoks yang tetap ingin memaksakan ajaran agama Kristen di sekolah-sekolah dalam tahun ajaran 2009. Sampai saat ini, belum ada tempat yang menjadi pusat kordinasi warga Muslim Rusia dan seluruh organisasi muslim di negeri itu. Suara dan gerakan mereka masih terpecah-pecah sehingga tidak kedengaran gaungnya. (ln/iol)

Daging Berlafaskan Allah

imagePenduduk kota Birnin Kebi, wilayah Utara Nigeria digegerkan dengan penemuan sepotong daging bertuliskan lafaz Allah dan Muhammad yang tertulis dalam Bahasa Arab. Ribuan orang berondong-bondong mendatangi restoran tersebut untuk melihat keajaiban ilahi itu.

Penemuan daging tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pelanggan restoran yang akan makan malam. Namun dia tiba-tiba punya firasat untuk memperhatikan daging goreng itu sebelum disantap, kata pemilik restoran, Kabiru Haliru kepada majalah mingguan Nigeria, Weekly Trust minggu lalu. Pelanggan itu kemudian menyerahkannya kepada pemilik restoran.

Menurut pemilik restoran, Kabiru Haliru, daging itu sebenarnya telah direbus dan digoreng sebelum disajikan. Tapi kami waktu itu tidak memperhatikannya.

Sejak daging bertuliskan lafaz Allah dan Muhammad ditemukan, ribuan orang dari kalangan pelajar dan ulama muslim datang ke restorannya untuk melihat potongan daging itu. “Daging ini juga memberikan keberkahan dan rizki yang luar biasa bagi kami, karena restoran kami dikunjungi ribuan orang sejak daging itu ditemukan minggu lalu, sebagian mereka ada yang makan di restoran kami,” ungkap Kabiru Haliru.

“Rata-rata setelah mereka melihat daging itu, mereka berkomentar bahwa itu adalah petunjuk dari Allah Swt bahwa Islam adalah satu-satunya agama yang benar bagi umat manusia,” kata Kabiru Haliru.

Dr. Yakubu Dominic seorang tokoh Islam di kota itu, mengatakan tidak ada penjelesan ilmiah yang dapat menerangkan proses terjadinya tulisan itu. (suara-islam)

'Allah meat' astounds Nigerians


The gristle spells out the word "Allah" in Arabic
Diners have been flocking to a restaurant in northern Nigeria to see pieces of meat which the owner says are inscribed with the name of Allah.

What looks like the Arabic word for God and the name of the prophet Muhammad were discovered in pieces of beef by a diner in Birnin Kebbi.

He was about to eat it, when he suddenly noticed the words in the gristle, the restaurant owner said.

A search of the kitchen's meat revealed three more pieces which bore the names.

The meat was boiled and then fried before being served, owner Kabiru Haliru told newspaper Weekly Trust.

"When the writings were discovered there were some Islamic scholars who come and eat here and they all commented that it was a sign to show that Islam is the only true religion for mankind," he said.

The restaurant has kept the pieces of meat for visitors to see.

Thousands of people have already gone to the restaurant to see them since they were discovered last week.

A vet told the newspaper the words "defied scientific explanation".

"Supposing only one piece of meat was found then it would be suspicious, but given the circumstances there is no explanation," Dr Yakubu Dominic said.

http://news.bbc.co.uk/2/hi/africa/7520149.stm


Nigeria 22 July 2008


Timeline kemunculan lafadz Allah
image %%miracle-03a.jpg" border="0" hspace="5" alt="image" name="image" width="425" > image image image image image image image image image

1. Gelombang Tsunami 26 Desember 2004 (laut)

2. Wedhus Gembel di Gunung Merapi, Yogyakarta 8 Juni 2006 (Gunung Merapi)

3. Ledakan di pipa gas milik Pertamina di lokasi lumpur Lapindo 22 November 2006 (api)

4. Sekerat daging sapi kurban Tasikmalaya 31 Desember 2006 (Hewan Qurban)

5. Diatas langit Legoso Indah, Ciputat, 17 Februari 2007(Awan)

6. Dibuah Terong di Jalan Al-karomiah Kampung Lio Jatinegara Jakarta, 24 Februari 2007(buah Terong)

7. Ditubuh Kucing di Ampera Poncol, Tangerang, Banten, 28 Maret 2007 (Hewan Peliharaan)

8. Dipohon Akasia di Pekanbaru, Riau, Maret 2007 (Pohon)

9. Dikulit telur di Makassar, Maret 2007 (Telur)

10. Dibola Bowling, Februari 2007 (Benda)

11. Daun Aglonema milik Susilo Hadi Sidoarjo, Jawa Timur, 10 Mei 2007 (Tanaman)

12. Dikulit Telur, 14 Mei 2007 milik Hesti, Penjaringan Jakarta(Telur)

13. Kepiting Berlafal Allah, 28 Mei 2008 di Sumenep, Madura

14. Daging Berlafal Allah & Muhammad, 22 Juli 2008 di Nigeria