Today :

Not found what you looking for?:

Diposkan oleh PUTRA BETAWI

Published on Sabtu, 03 Januari 2015

TIM SUKSES JOKOWI INI SATU PER SATU DAPAT JABATAN

Merdeka.com- Presiden Jokowi menunjuk mantan tim suksesnya saat kampanye dulu, Luhut Panjaitan jadi kepala staf kepresidenan. Penunjukan ini semakin menguatkan jika praktik bagi-bagi jabatan sedang dilakukan oleh Jokowi kepada para tim suksesnya di pilpres dulu.


Padahal dahulu ketika masih menjadi calon presiden, Jokowi dan kubunya menegaskan bahwa tidak akan ada bagi-bagi jabatan. Namun ketika sudah menang dan terpilih jadi presiden, sejumlah nama yang dikenal berperan memenangkan Jokowi, satu per satu masuk dalam struktur pemerintahan.

Bahkan bukan hanya tim sukses inti kampanye Jokowi yang dapat jabatan, tetapi orang-orang yang punya ikatan saudara dengan timnya juga diberi jabatan. Termasuk orang yang dikenal dekat dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri juga tak ketinggalan dapat posisi di eksekutif.

Berikut nama-nama tim sukses yang akhirnya satu per satu diberi jabatan oleh Jokowi dikutip merdeka.com, Rabu (31/12):

1. Luhut Binsar Panjaitan

Merdeka.com - Presiden Jokowi siang ini melantik Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Panjaitan di Istana Negara. Jabatan ini termasuk baru di dalam struktur pemerintahan di Indonesia.

Pelantikan dimulai pukul 12.45 WIB di Istana Negara. Dalam kesempatan ini, Jokowi juga sekaligus melantik Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) yang baru.

Luhut mengaku penunjukan ini diberitahu dadakan oleh Jokowi. Akan tetapi, dia berjanji akan melaksanakan tugas sebagai Kepala Staf Kepresidenan dengan sebaik-baiknya.

"Baru diberi tahu pukul 12.00 WIB siang tadi, saya sebagai kepala staf presiden akan melaksanakan tugas saya sebaik-baiknya, akan membantu presiden untuk sesuai dengan nomenklatur yang saya lihat, saya akan laksanakan dengan baik," ujar Luhut di Istana Negara, Jakarta.

Luhut mengaku menerima tawaran ini karena tugasnya menarik. Sebab, Luhut berpikir akan banyak membantu kerja Presiden Jokowi.

"Saya pikir tugas ini menarik, banyak tantangan saya pikir akan berperan banyak untuk membantu presiden membuat," ujarnya

2. Menantu Hendropriyono
Merdeka.com - Mantan Kepala BIN, HM Hendropriyono menjadi salah satu orang penting dalam pemenangan Jokowi di pilpres. Jokowi pun memberikan jabatan khusus kepada mantu Hendro yakni, Mayjen TNI Andika Perkasa sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres).

Karir Andika dinilai moncer di TNI karena diusia muda sudah menjadi Danpaspampres. Pengangkatan Andika sebagai Danpaspampres cukup cepat, karena untuk Akmil angkatan 1987 baru dirinya yang menjabat jabatan berbintang dua di antara prajurit lain yang seangkatan.

"Yah memang untuk (angkatan) tahun 1987 dia yang pertama. Untuk angkatan 1986 sekarang sudah ada dua. Memang selalu ada yang duluan. Ini wajar," ujar Panglima TNI Jenderal Moeldoko menjelaskan terkait karir Andika yang cepat

3. Diaz Hendropriyono
Merdeka.com - Bukan hanya menantu Hendropriyono yang mendapatkan jabatan di pemerintahan Jokowi, tetapi anak kandungnya Diaz Hendropriyono juga didaulat sebagai Komisaris PT Telkomsel. Diaz juga merupakan tim kampanye Jokowi yang menjabat sebagai Ketua Tim sukses Kawan Jokowi.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengakui, pemerintah ikut andil 'memberikan' kursi komisaris pada putra mantan Kepala BIN AM Hendropriyono ini.

Rini mengaku sudah mempertimbangkan banyak hal sebelum memutuskan mengangkat Diaz sebagai komisaris perusahaan bidang telekomunikasi itu. Nama Diaz diusulkan oleh beberapa pihak yang tidak secara spesifik disebutkan oleh Rini.

"Kami memutuskan Diaz, memang ada pertimbangannya. Diusulkan beberapa pihak dari background beliau," ujar Rini di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (31/12).

Rini mengatakan, dalam penunjukan direksi dan komisaris perusahaan BUMN, peran pemerintah tidak bisa dikesampingkan. Menurutnya, ini demi keselarasan.

"Ada memang campur tangan pemerintah. Melibatkan eselon satu dan dua dr kementerian teknis. Ada beberapa hal yang kita tidak bisa lepas," tegasnya.

4.Nusron Wahid
Merdeka.com - Politikus Golkar Nusron Wahid juga diberikan jabatan oleh Presiden Jokowi sebagai Kepala BNP2TKI. Nusron salah satu tim sukses Jokowi di pilpres. Bahkan dia dipecat oleh Ketum Golkar Aburizal Bakrie (Ical) karena jabatan itu.

"Bahwa saya akan memegang rahasia sesuatu yang menurut sifatnya atau menurut perintah harus saya rahasiakan," kata Nusron menirukan ucapan Jokowi saat diambil sumpah jabatan pada 27 November lalu.

Nusron kini tak perlu khawatir lagi dipecat dari anggota DPR karena mendukung Jokowi di pilpres karena partainya Golkar justru dukung pasangan lawan yakni Prabowo-Hatta. Nusron harusnya menjadi anggota DPR periode 2014-2019 karena terpilih di pileg dengan 200 ribu suara lebih.

0 komentar:

Poskan Komentar