Today :

Not found what you looking for?:

Diposkan oleh PUTRA BETAWI

Published on Kamis, 29 April 2010

KPK Periksa Sri Mulyani

Jakarta-HARIAN BANGSA
Rencananya hari ini KPK akan memeriksa Menteri Keuangan, Sri Mulyani. Namun, pemeriksaan tidak di kantor KPK tetap di tempat kerja Sri Mulyani.
Dalam pemriksaan DPR lalu, Sri Mulyani dengan lancar menjawab pertanyaan DPR soal Bank Century. Ketika itu, tangan kirinya tak pernah lepas dari tasbih. Akankah ketika diperiksa KPK, dia masih bertasbih.


Aktivis Eggi Sudjana berpesan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani agar jujur memberikan kesaksian di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Apalagi, saat memberikan kesaksian atau keterangan, Mulyani pegang tasbih.
"Kalau besok saat diperiksa memegang tasbih, Mulyani nggak boleh bohong. Rakyat bisa dibohongi, tapi Allah Swt tidak bisa dibohongi," ujar Eggi di Jakarta, Rabu.
Eggi mengatakan, kasus Bank Century yang menyangkut uang negara sebesar Rp 6,7 triliun harus dibongkar tuntas. Jika Mulyani bersalah, kata Eggi, harus jujur mengakuinya. Tetapi jika memang tidak bersalah, harus memberikan kesaksian yang benar.
Dalam pemeriksaan hari ini, Sri Mulyani meminta pemeriksaan dilangsungkan di kantor Kementerian Keuangan di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
Pemeriksaan ini mengingatkan publik pada saat ia diperiksa oleh Pansus Bank Century DPR, Januari 2010 lalu.
Saat itu, Mulyani menjawab dengan tenang semua pertanyaan yang diajukan anggota Pansus. Termasuk pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh anggota Pansus dari partai oposisi (PDIP, Hanura, dan partai koalisi yang kritis seperti Golkar).
Saat menjawab pertanyaan, tangan kiri Mulyani terus bergerak di bawah meja sambil memencet-mencet biji tasbih. Tangannya yang memegang tasbih itu disorot kamera televisi dan menjadi perhatian publik.
Tasbih itu, dari sorotan kamera yang terlihat, ditaruh di bawah meja atau persis di pangkuan kakinya yang diselimuti kain warna hitam, dipadu dengan gaun warna merah hitam.
Benarkah tasbih itu 'menyelamatkan' Mulyani dari serangan anggota Pansus? Wallahu 'alam. Yang pasti, saat itu Mulyani berhasil menjawab dengan tegas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan anggota Pansus.
Lalu, apakah pada pemeriksaan besok Mulyani juga akan memegang tasbih lag? Belum ada informasi mengenai hal ini. Satu hal yang pasti, dia sudah menyiapkan baju baru yang akan dipakainya.
Kalau hari ini membawa tasbih, mudah-mudahan Mulyani akan memberikan kesaksian yang sejujur-jujurnya kepada KPK menganai kasus Bank Century.

Esensinya
Perdebatan mengenai tempat pemeriksaan Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani oleh KPK dinilai tidak diperlukan. Sebab yang terpenting adalah subtansi bukan tempat pemeriksaan.
Demikian disampaikan Wakil Pimpinan KPK M Jasin, usai rapat kerja dengan Komisi III DPR, Rabu (28/4). “Menurut saya hal ini biasa saja. Yang penting esensi bukan masalah tempat," terang Yasin.
Menurut dia, pemeriksaan terhadap kedua pejabat negara terkait kasus Bank Century itu sudah sesuai dengan standar operasional dan prosedur KPK. Proses pemeriksaan, kata dia, memang tidak harus dilakukan di kantor KPK.
Yasin menyebut mantan Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah yang juga penah dimintai keterangan penyelidik KPK, di kantornya. Dan kemungkinan besar, Sri Mulyani juga akan dimintai keterangan di kantornya, karena banyak tugas yang harus diselesaikan Menkeu.
"Karena sudah pengalaman KPK memeriksa beberapa pihak yang dimintai keterngan pnyelidikan tidak harus di KPK," pungkasnya.
Hal yang sama sempat diungkapkan oleh Wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto. Di mana tempat pemeriksaan yang bersangkutan bisa dilakukan di mana saja sesuai kesepakatan antara penyelidik KPK dengan terperiksa.
Di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (28/4), Chandra mengatakan KPK pernah mendatangi orang untuk meminta keterangan di Washinton, Amerika Serikat.
Namun, Chandra tidak menyebutkan siapa orang yang dimaksud, dan kapan kejadian itu berlangsung.
Senada dengan Chandra, Bibit mengatakan proses penyelidikan tidak harus digelar di Gedung KPK, Jakarta.
"Tidak masalah. Tergantung kesepakatan penyelidik terperiksa nanti kapan," ujar Bibit.
Permintaan Sri Mulyani untuk diperiksa di kantor bisa saja terkabulkan. Rencananya, Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan dimintai keterangan, Kamis (29/4).
Sri Mulyani akan ditanyai soal pengambilan kebijakan pengucuran duit Rp 6,7 triliun untuk penyelamatan Bank Century.

0 komentar:

Poskan Komentar