Today :

Not found what you looking for?:

Diposkan oleh PUTRA BETAWI

Published on Senin, 04 Oktober 2010

Ikrar Nusa Bakti: SBY Pembohong!


RMOL. Di mata pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Ikrar Nusa Bakti, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono adalah seorang liar atau pembohong.
“SBY itu liar, bukan kadang-kadang, tapi lebih sering menipu publik,” tegas Ikrar saat berbincang dengan Rakyat Merdeka Online usai peluncuran srimulyani.net di Hotel Nikko, Jakarta, Kamis malam (30/9).

Ikrar kemudian mencontohkan soal komitmen Presiden SBY yang tidak akan memajukan anaknya, istrinya, dan kerabatnya sendiri sebagai calon Presiden 2014 mendatang. Dia yakin, Presiden SBY tidak akan memegang teguh komitmennya itu. Pasalnya, adik Ani Yudhoyono, Mayjen TNI Pramono Edhie Wibowo yang baru saja diangkat Panglima Kostrad pasti sudah disiapkan untuk menggantikannya.

“Saya yakin Edhie akan jadi calon presiden 2014,” sebut Ikrar mantap.

Bagaimana caranya? Ikrar melihat Laksamana Agus Suhartono hanya satu tahun menjabat Panglima TNI. Karena dari segi usia, mantan Kepala Staf Angkatan Laut itu akan pensiun dari TNI tahun depan. Dan Edhie pun telah diskenariokan untuk menggantikan Laksamana Agus.

“Sementara Edhie, karena sudah jadi Panglima TNI dan pensiun 2014, (akan) jadi calon presiden,” imbuhnya.

Meski mengajukan kerabatnya sebagai calon presiden, Presiden SBY tetap memiliki alasan untuk membenarkan tindakannya itu. Misalnya, sebut Ikrar, SBY akan mengatakan, sebagai orang Demokrat, dirinya tidak menginginkan, anak, istri dan kerabatnya menjadi calon presiden. Tapi, sebagai seorang Demokrat juga, masih kata Ikrar, SBY juga akan mengatakan, karena rakyat menghendaki, dirinya tidak bisa menentang rakyat.
“Bukan mustahil dan itu dilakukan berulang-ulang,” demikian Ikrar.

Peluang Pramono Edhie Wibowo Jadi RI-1

Pengangkatan Mayjen TNI Pramono Edhie Wibowo sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), selain berindikasi pada percepatan karier putra pahlawan almarhum Letjen TNI Sarwo Edhie tersebut ke puncak pimpinan TNI, juga membuka peluang besar bagi dirinya untuk meramaikan bursa pemilihan presiden 2014 mendatang.

Demikian dikemukakan Ketua Dewan Direktur Sabang-Merauke Circle (SMC) Syahganda Nainggolan, Sabtu (2/10) di Jakarta. Menurutnya, nama lain yang diperkirakan muncul menjadi capres pada 2014 adalah Aburizal Bakrie, Prabowo Subianto, Hatta Rajasa, serta Sri Mulyani Indrawati.

“Keluarga besar almarhum Sarwo Edhie tentu menyadari betul peluang itu, sehingga akan mengupayakan momentum bagi Pramono Edhie Wibowo ke arah tercapainya kepemimpinan nasional dengan dukungan partai demokrat,” jelas Syahganda.

Peluang maupun karier yang telah terbuka pada Pramono Edhie Wibowo itu jelas tak akan disia-siakan. Mengingat trah Sarwo Edhie Wibowo kini berada dalam lingkaran utama kekuasaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Belum lagi, lanjut Syahganda, pengaruh almarhum Sarwo Edhie Wibowo yang masih dikenang nama besarnya oleh masyarakat merupakan modal paling efektif untuk mengantarkan Pramono Edhie Wibowo dalam bursa pencalonan presiden 2014, di samping menjadikannya populer selaku capres.

0 komentar:

Poskan Komentar