Today :

Not found what you looking for?:

Diposkan oleh PUTRA BETAWI

Published on Rabu, 04 Januari 2012

Posted by KabarNet pada 04/01/2012 Cirebon – KabarNet: Lagi-lagi polisi terlambat bertindak (atau mungkin memang disengaja pura-pura tidak tahu), se


Cirebon – KabarNet: Lagi-lagi polisi terlambat bertindak (atau mungkin memang disengaja pura-pura tidak tahu), sehingga fungsi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang semestinya menjadi ranah aparat penegak hukum, akhirnya diambil alih oleh masyarakat yang sudah tidak sabar. Maka terbuktilah kebenaran ucapan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Syihab, yang berulang kali melontarkan pernyataan bahwa kalau aparat penegak hukum bertindak tegas dan cepat dalam menjalankan fungsinya, maka ormas-ormas semacam FPI akan bubar dengan sendirinya, bahkan dari awal tak pernah didirikan.

Kali ini Ormas Islam GAPAS (Gerakan Anti Pemurtadan dan Anti Maksiat) Cirebon, mengambil alih fungsi Kamtibmas yang menjadi ranah aparat kepolisian. Sejumlah anggota GAPAS melakukan penggerebekan terhadap sebuah bangunan rumah yang dijadikan markas pengepul judi togel di Cirebon. Namun sayang, saat tiba di lokasi sang pemilik rumah sudah kabur dari tempat itu.



GAPAS melakukan aksi penggerebekan tersebut malam hari sekitar pukul 22.00, pada hari Selasa (3/1/2011). Yang dijadikan target adalah sebuah bangunan rumah milik Suwandi, di Gang Ki Brengos Jl Raya Klayan Desa Klayan Rt 7 Rw 2 Kec Gunung Jati Cirebon.

Para anggota GAPAS terpaksa mendobrak rumah tersebut melalui pintu samping agar bisa masuk. Di sebuah kamar ditemukan kitab ramalan judi togel, sejumlah catatan rekapitulasi angka-angka judi togel, dan sebuah buku berisikan daftar nomor-nomor togel yang keluar sebagai pemenang, serta uang tunai sebesar Rp 1.220.000.

Ketua GAPAS, Andi Mulya, menyatakan kepada wartawan bahwa pihaknya sudah lama mengintai gerak-gerik pengelola judi togel tersebut. “Sebelumnya sudah kita intai, bahkan tadi sore anggota kita memancing untuk membeli,” ujarnya di tempat kejadian.

Lebih lanjut Andi Mulya memaparkan bahwa Suwandi merupakan seorang pengepul dan pengecer togel besar di wilayah Kec Gunungjati. Hasil sitaan yang ditemukan di rumah tersebut diserahkan ke Kapolsek Gunungjati, AKP Adanan, untuk dijadikan barang bukti.

Saat ditanya oleh wartawan, kenapa bukan polisi yang melakukan penggerebekan, AKP Adanan berkilah bahwa pihaknya sudah melakukan pengawasan. “Ini bukti bahwa pemain togel masih mencari celah pengawasan kita. Kita akan tangkap pelaku yang kini melarikan diri,” ujarnya. [KbrNet/adl]

0 komentar:

Poskan Komentar