Today :

Not found what you looking for?:

Diposkan oleh PUTRA BETAWI

Published on Kamis, 31 Mei 2012

Anak Baru Umur 6 Tahun Sudah Kena Stroke


Toledo, Ohio, Stroke biasanya menyerang orang dewasa di atas usia 40 tahun. Namun siapa disangka bahwa penyakit yang menyerang pembuluh otak itu juga bisa menyerang anak-anak. Bahkan seorang gadis kecil yang baru berusia 6 tahun sudah terserang stroke.

Erica Wilcox yang sekarang sudah berusia 7 tahun terbangun di suatu pagi musim gugur tahun 2011 dan menceritakan bahwa tangan kanannya terasa 'bersoda'. Namun orangtuanya tak pernah menyangka bahwa putri kecilnya terserang stroke.

"Saya membawanya ke rumah sakit karena stroke, saya tidak akan pernah percaya," ujar ayahnya Leann Wilcox, yang berasal dari Toledo, Ohio, seperti dilansir ABCNews, Kamis (31/5/2012).

Banyak yang mengira bahwa stroke hanya terjadi pada orang dewasa, tapi anak-anak juga bisa terserang meski kasusnya jarang terjadi. Dokter memperkirakan bahwa sekitar 6 dari 100.000 anak mengalami stroke setiap tahun. Stroke adalah salah satu dari 10 penyebab utama kematian anak-anak di AS.

Penyebab stroke Erica bahkan lebih tidak biasa lagi. Erica mengalami Moyamoya, kondisi langka di mana pembuluh darah ke otak menjadi menyempit dari waktu ke waktu karena dinding arteri menjadi lebih tebal.

Merasakan aliran darah lebih rendah, tubuh akan mencoba untuk mengkompensasi dengan jaringan baru dari pembuluh darah yang lebih kecil untuk memotong penyumbatan, menciptakan apa yang oleh orang Jepang sebagai Moyamoya, yang berarti 'kepulan asap' pada scan pencitraan otak.

Moyamoya terutama mempengaruhi anak-anak dan remaja, yang biasanya tidak menyadari bahwa arterinya diam-diam menyempit dan mencekik darah ke otaknya.

Dr. Mark Bain, seorang ahli bedah saraf di Cleveland Clinic, mengatakan kondisi ini sering didiagnosis hanya ketika seorang anak datang ke rumah sakit setelah mengalami stroke.

"Sering kali tanda-tanda akan sangat halus, seperti mati rasa atau kesemutan pada tungkai. Suatu hal yang langka mengalami stroke pada anak-anak, jadi banyak yang tidak terdiagnosa segera," jelas Dr. Mark Bain.

Minggu setelah Erica terbangun dengan kesemutan di tangannya, Wilcox membantu Erica mengerjakan PR-nya dan melihat bahwa ia menggunakan tangan kirinya untuk menulis, meskipun dia kidal. Ketika Wilcox memintanya untuk memegang pensil di tangan kanannya, Erica mengatakan tidak bisa.

Beberapa jam kemudian, Erica mengatakan kepada orangtuanya bahwa ia tidak bisa menaruh pakaiannya setelah mandi. Pada saat Wilcoxes tiba di rumah sakit 10 menit dari rumah mereka, Erica tidak bisa menggerakkan lengan bawahnya sama sekali.

Wilcox mengatakan dokter Erica awalnya bingung. Dokter menduga 'kepulan asap' di pembuluh darah yang terlihat saat scan otak adalah karena tumor otak. Tapi tes lebih lanjut mengungkapkan bahwa Erica menderita stroke dan Moyamoya.

Dokter sangat sedikit mengerti tentang penyebab Moyamoya, meskipun secara genetik untuk penyakit ini dicurigai. Dr Bain mengatakan obat pengencer darah seperti aspirin bisa menjadi solusi jangka pendek, tetapi akhirnya solusi terbaik adalah operasi untuk memulihkan aliran darah otak.

Dokter membantu otak mendapatkan darah yang dibutuhkan dengan bantuan potongan otot, prosedur pembedahan yang disebut EDAMS. Erica menjalani dua operasi EDAMS, satu pada bulan Desember di sisi kiri otaknya di mana stroke terjadi dan yang kedua pada bulan Maret di sisi kanan, di mana dokter sudah bisa melihat bahwa Moyamoya itu merusak pembuluh darahnya.

Wilcox mengatakan tidak tahu bagaimana operasi telah membantu pembuluh darah otak Erica tumbuh kembali. Tetapi untuk sekarang, kekuatan Erica telah kembali dan mati rasa atau kesemutan tidak lagi terjadi.

"Meskipun Moyamoya dan stroke pediatrik jarang, orangtua lainnya harus tahu bahwa mereka bisa terjadi bahkan pada anak yang sehat. Jangan mengabaikan hal-hal kecil. Jika itu sesuatu yang luar biasa, segeralah memeriksakannya," ujar Wilcox.

Dr Bain mengatakan orangtua yang melihat gejala stroke klasik muncul pada anak-anak, seperti kehilangan fungsi motorik, pusing dan penglihatan ganda, harus segera mengkonsultasikannya dengan dokter.


(mer/ir

0 komentar:

Poskan Komentar