Today :

Not found what you looking for?:

Diposkan oleh PUTRA BETAWI

Published on Kamis, 31 Mei 2012

Timses Foke-Nara Protes Slogan 'Anti Berkumis'

Jakarta Tim sukses pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli memprotes slogan yang dibuat oleh timses Hendardji Soepandji-Ahmad Riza Patria, yaitu "Anti Berkumis" (berantakan, kumuh, dan miskin). Slogan tersebut dinilai menyerang pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli.

"Slogan kampanye itu kita nilai menjatuhkan. Karena ciri khas kumis tersebut sudah melekat dengan sosok Fauzi Bowo. Ini bermula dari aspirasi pendukung yang memang loyal pada Bang Foke. Kalau Bang Foke sendiri tidak bermasalah," kata Ketua Tim Advokasi Foke-Nara Zamakh Sari di Gedung Sasana Prasada Karya, Jakarta, Kamis (31/5/2012).

Menurut Zamakh, iklan dengan slogan Anti Berkumis milik Hendardji tersebut dianggap tendensius dan jelas menyerang. "Itu sifatnya tendensius. Sudah menyerang. Di antara pasangan calon kan yang berkumis itu hanya Foke. Untuk itu, kalau bisa dihentikan atau dicabut," ungkapnya.

Sementara itu, pasangan Foke-Nara juga mendapat protes atas slogan "Pilih Yang Berpengalaman! Jangan Coba-coba!". Hal itu dianggap kampanye terang-terangan untuk menjatuhkan calon lain dan menciptakan opini publik tentang incumbent. Namun pihak Foke-Nara mengaku, siap ditindak jika slogan tersebut merupakan pelanggaran.

"Kami terbuka kok. Kalau memang pelanggaran ya ditindak saja. Tapi tagline kami yang 'Maju Terus Jakarta' kan tidak menyerang salah satu pasangan calon," ungkapnya. 

Calon gubernur DKI Jakarta dari jalur independen Hendardji Soepandji dalam kampanye disejumlah tempat mengatakan dirinya berjanji akan membuat Jakarta tidak berantakan, kumuh dan miskin atau disingkat berkumis. " Jakarta jangan berkumis, berantakan, kumuh dan miskin." kata Hendardji.

Statemen ini dibalas Fauzi Bowo yang terkenal dengan kumis tebalnya. "Kumis ini bisa jadi ikon kuat jadi gubernur untuk membasmi kemiskinan dan kekumuhan itu," ujarnya.

(ray/mpr)

0 komentar:

Poskan Komentar