Today :

Not found what you looking for?:

Diposkan oleh PUTRA BETAWI

Published on Rabu, 22 Juni 2011

Nazar: Menpora Rekayasa Anggaran Triliunan Rupiah


Jakarta – Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin kembali melontarkan pernyataan panas dengan menuding Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Malarangeng sebagai otak dibalik rekayasa tuduhan keterlibatannya dalam kasus suap Sesmenpora. Hal itu untuk menutupi keterlibatannya dalam berbagai manipulasi di kementriannya.

“Andi Malarangeng adalah otak dari rekayasa kasus yang diarahkan pada saya. Dia melakukan hal itu karena dirinya tidak mungkin bisa menghindar keterlibatannya atas kasus itu. Dia ingin menutupi keterlibatannya dalam berbagai manipulasi anggaran di kementriannya,” ujar Nazaruddin dalam pesannya melalui BBM yang dikirimkan dari Singapura, Selasa (21/6/2011).

Andi menurut Nazaruddin tidak mungkin tidak mengetahui mengenai suap terhadap Sesmenpora itu. Sebagai menteri dan kuasa anggaran, seorang menteri harus memberikan persetujuannya atas proyek diatas Rp 50 miliar. “Andi mengetahui persis proyek itu, karena proyek di atas Rp 50 miliar diketahui oleh Menteri,” kata Nazaruddin.

Nazaruddin meyakinkan bahwa dirinya tidak terlibat sama sekali dalam kasus itu dan hal itu akan dibuktikannya nanti. Dirinya bahkan menegaskan tidak menerima satu rupiah pun dari proyek pembangunan wisma atlet di Palembang Sumatera Selatan itu. “Saya tidak menerima satu rupiah pun dalam kasus tersebut,” jelasnya.

Karena itu dia berjanji akan membuka semua proyek di kementerian pemuda dan olahraga yang direkayasa bersama antara komisi X, badan anggaran dan kementerian pemuda dan olahraga. “Angelina Sondakh, Wayan Koster, Mirwan Amir dan Andi Malarangeng jelas terlibat,” ungkapnya.

Menurut Nazaruddin, keterlibatan mereka bukan hanya pada proyek pembangunan wisma atlet saja, namun juga pembangunan stadion di Palembang dan stadion Ambalang senilai Rp 1,2 triliun. Paket ini harus dibuka KPK bersama dengan paket pengadaan alat olahraga senilai Rp 75 miliar yang direkayasa.

“Lebih dari itu menpora juga merekayasa anggaran senilai triliunan rupiah di kemenetriannya. Ini yang harus dibuka oleh KPK dan saya rasa tidak sulit membukanya,” tambah Nazaruddin.

Nazaruddin pun menyebut semua proyek di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dikendalikan oleh adik kandung Andi, Choel Mallarangeng, dibantu oleh tangan kanannya, Jeffrey Eugene.

“Semua proyek di Kemenpora itu yang setting Choel Mallarangeng atas sepengetahuan Menpora Andi Mallarangeng. Yang main di Wisma Atlet adalah Menpora dan yang mengatur semua ini adiknya dengan tangan kanannya Jeffrey,” katanya.

Untuk itu dirinya kembali meminta kepada Tim Pencari Fakta (TPF) untuk membuka secara jelas bukti-bukti dan pengakuan yang terkuat dalam penyelidikan yang dilakukan TPF.

”Mirwan Amir yang menerima uang. Pertama uang tersebut diterima dari staf menpora untuk diberikan kepada Wayan Koster dan Angelina Sondakh dan akhirnya diserahkan apda Mirwan Amir,” jelasnya.

Baru setelah itu uang sejumlah Rp 8 miliar itu dibagi-bagikan oleh Mirwan kepada semua pimpinan Bangggar. ”Itu uangnya Rp 8 miliar kata Angelina pada TPF sewaktu menjelaskan dan Mirwan Amir mengiyakan tetap dia bilang bukan untuk dia saja karena uang itu sudah didistribusikan kepada pimpinan Banggar lainnya. Jadi KPK harus tangkap koruptor sebenarnya Mirwan Amir,” katanya lagi. Seruu.COM

0 komentar:

Poskan Komentar