Today :

Not found what you looking for?:

Diposting oleh PUTRA BETAWI

Published on Selasa, 18 Agustus 2009

Habib Rizieq Menentang Aksi Bom Bunuh Diri

Palembang (ANTARA) - Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Syihab menentang aksi bom bunuh diri yang mengatasnamakan Islam, karena merupakan tindakan jihad menyimpang dan berdampak buruk bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

"Jihad dalam Islam bukan seperti itu," kata Habib Rizieq di Palembang, Senin (17/8) malam di hadapan ratusan umat Islam pada syukuran dan tausyiah peringatan HUT ke-64 Kemerdekaatn RI.

Menurut Rizieq, aksi bom bunuh diri bukanlah perbuatan umat Islam yang baik, karena akibat yang ditimbulkan berdampak buruk bagi orang banyak yang tidak bersalah.

Ia menegaskan, berjihad dalam Islam merupakan perbuatan terpuji namun bila itu dilakukan bukan pada tempatnya, maka perbuatan tersebut menjadi tindakan yang tercela.

Dia menilai, aksi bom bunuh diri yang dilakukan itu, pelakunya hanya menjadi korban dari orang yang akan menghancurkan dan memecah belah umat Islam di Indonesia.

"Mereka sangat mudah mempengaruhi korbannya dengan menggunakan syiar agama untuk meracuni kepribadian korbannya," ujar Habib.

Karena itu, dia menyatakan sangat setuju dengan tindakan aparat yang menangkap dan mengadili para pelaku teror dan pengeboman bunuh diri itu.

"Aparat silakan tangkap dan membongkar semua pelaku bom bunuh diri yang menelan banyak korban tersebut," kata dia pula.

Namun Habib mengharapkan kepada segenap aparat jangan sampai pesantren atau tempat menuntut ilmu bagi umat Islam dijadikan "kambing hitam" dan dianggap menjadi tempat berkumpul para teroris atau menganggap orang yang berjubah adalah teroris.

Dia menilai, tindakan tersebut justru bisa menjatuhkan nama baik dan menyudutkan lembaga pendidikan yang bernuansa Islami.

"Kalau dibiarkan terus, tindakan seperti itu oleh aparat justru dapat memprovokasi mereka untuk tidak percaya dengan aparat yang dinilai telah berlaku sewenang-wenang," ujar dia.

Karena itu, Habib Rizieq mengajak semua jemaah yang hadir dan tampak antusias mengikuti tausyiah tersebut untuk tidak sampai terjebak dengan hal-hal yang melenceng dari ajaran Islam dan harus menentangnya bersama-sama.

0 komentar:

Posting Komentar