Today :

Not found what you looking for?:

Diposkan oleh PUTRA BETAWI

Published on Kamis, 16 Februari 2012

Mabes Polri: FPI Tidak Perlu Dibubarkan!


Jakarta – KabarNet: Mabes Polri menegaskan Front Pembela Islam (FPI) tak perlu dibubarkan. Melainkan cukup diberi pembinaan. Penegasan itu disampaikan Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution di kantornya, Jakarta (Rabu, 15/2).

Saud menyampaikan hal itu untuk menanggapi maraknya desakan dari elemen masyarakat yang meminta pebubaran FPI. “FPI merupakan Ormas yang sebenarnya bisa dibina tanpa harus dibubarkan,” kata dia.

Khusus untuk Ormas berlatar belakang agama ini, jelas Saud, perlu ada pembinaan yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait, seperti Kementerian Dalam Negeri maupun pihak kepolisian sendiri.

“Inikan organisasi masyarakat, di mana untuk pengendaliannya kembali lagi ke Departemen Dalam Negeri. Polri juga bisa memberikan imbauan dan pembinaan kepada semua masyarakat. Mereka juga termasuk masyarakat kita. Aparat-aparat kepolisian akan turun untuk membina mereka,” lanjut Saud. Apabila suatu ormas bisa dibina dengan baik, kata Saud, akan terbentuk ormas yang bagus juga.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa polisi tidak berwenang membubarkan Ormas FPI. Yang berwenang adalah Kementerian Departemen Dalam Negeri. “FPI Ormas yang berada dalam kendali Departemen Dalam Negeri,” tandasnya.

Terkait hal ini, pihak Front Pembela Islam dari Ketua Bidang Dakwah dan hubungan Lintas Agama FPI, Habib Muhsin Ahmad Alattas menanggapi isu pembekuan bahkan pembubaran organisasinya. Dia menegaskan, keliru bila FPI dibekukan atau bahkan dibubarkan. “(Orang) yang mendesak kita bubar adalah orang yang tidak ada akal. Ini lucu. Kita yang dizolimi, malah kita yang dipojokkan,” tegasnya.

Makanya, dia menuding, bahwa ada grand design di balik isu pembubaran organisasinya tersebut. “SBY (suka) pencitraan. Dia sudah runtuh dan partainya. Makanya diangkat isu pembubaran FPI, karena isu ini sangat seksi,” tudingnya.

Selain itu, menurut Habib Muhsin, jika FPI tetap dipaksa bubar maka justru akan timbul kelompok-kelompok yang tak terorganisir. Muhsin mengakui, FPI kadang terpancing melakukan tindakan kekerasan, namun disebutnya tidak atas inisiatif FPI. Hanya oknum-oknum FPI terpancing dan kader mereka tersebut sudah dibui atas perbuatannya. “Kadang-kadang, tapi itu kan pancingan dari oknum yang ingin memperkeruh, membunuh karakter FPI. Kader kami banyak yang dipenjara, sudah selesai kenapa diungkit lagi,” kata Muhsin. [KbrNet/RMOL]

0 komentar:

Poskan Komentar