Today :

Not found what you looking for?:

Diposkan oleh PUTRA BETAWI

Published on Kamis, 10 Maret 2011

Awas, Obat Jerawat Dorong Bunuh Diri


INILAH.COM, London- Orang dengan tingkat jerawat parah memiliki risiko tinggi untuk bunuh diri. Risiko ini terkait dengan obat jerawat Accutane yang mendorong tindakan itu.

Ilmuwan swedia menemukan bahwa pasien yang memiliki risiko bunuh diri pernah menjalani pengobatan isotretinoin, versi generik dari Accutane yang merupakan resep umum bagi penderita jerawat parah.

"Interpretasi yang lebih mungkin terkait jerawat menunjukkan soal peningkatan risiko," kata ilmuwan tersebut. Sebelumnya, produsen obat Roche asal Swiss mengatakan akan menghentikan penjualan obat itu karena menimbulkan kontroversi sejak tahun 1982.

Meskipun sangat ampuh dalam membersihkan jerawat, obat itu juga bisa menganggu kelahiran jika dipakai saat hamil. Selain itu, muncul pula efek menahun, meskipun Roche menolak klaim tersebut. Isotretinoin saat ini dijual beberapa produsen seperti Mylan, Ranbaxy dan Teva Pharmaceutical Inustries, seperti dikutip dari MNSBC.

Jerawat merupakan keluhan kulit yang diderita sekitar 80% remaja. Sebagian besar termasuk kasus ringan, namun banyak pula yang menderita jerawat hingga parah dan menciptakan masalah di kelompok sosial, terutama jika mereka sudah sadar atas tubuh mereka sendiri.

Dokter mengatakan isotretinoin berdampak optimal terhadap pengobatan jerawat, namun terkait pula pada depresi dan perilaku bunuh diri.

Andres Sundstrom dan tim dari Karolinska Institute Swedia, menyelidiki kehidupan korban bunuh diri apakah mereka menggunakan isotretinoin atau tidak.

Hasilnya yang tercantum pada British Medical Journal, menemukan bahwa 128 pasien jerawat di rumah sakit pernah melakukan percobaan bunuh diri.

Ilmuwan juga melihat adanya sejumlah kasus bunuh diri yang berkembang dalam kurun waktu satu sampai tiga tahun sebelum mendapatkan pengobatan isotretinoin. Risiko paling tinggi muncul pada enam bulan setelah pengobatan.[ito]

0 komentar:

Poskan Komentar