Today :

Not found what you looking for?:

Diposkan oleh PUTRA BETAWI

Published on Jumat, 04 Maret 2011

Kapal Perang AS Singgah Di Pelabuhan Tanjung Perak


Surabaya – Kapal perang “USS Germantown” milik Angkatan Laut Amerika Serikat singgah di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Kamis. Sebanyak 350 personel marinir Angkatan Laut akan singgah selama empat hari di Surabaya dan menjalin hubungan antar-Angkatan Laut Indonesia dan Amerika.
“Kami selama empat hari berkunjung ke Surabaya. Di samping menjalin kerjasama dengan Angkatan Laut Indonesia, juga untuk meningkatkan hubungan antar-kedua negara,” ujar Atase AL Amerika Serikat, Adrian Jansen, kepada wartawan ketika ditemui di Tanjung Perak.

Hal senada disampaikan “Commanding Officer” CDR Michael A. Crary, USN, mengatakan, kedatangannya beserta personel AL Ameriksa Serikat, merupakan bagian dari hubungan yang terus berkembang antara Amerika dan Indonesia di bawah kerjasama “Kemitraan Komprehensif”.

“Kami adalah mitra dan teman secara alamiah dan berharap terus memperkuat ikatan dan komunikasi antara Angkatan Laut Amerika dan Indonesia, dan meningkatkan serta memperkuat hubungan untuk melihat secara langsung negara yang besar ini,” katanya.

Selama bersandar, lanjut dia, pihaknya mempersilakan kepada siswa sekolah yang ingin berkunjung dan melihat dari dekat peralatan perang milik Amerika Serikat tersebut.

Kapal USS Germantown adalah kapal pertama dalam kelas sejenis yang bertugas di Pasifik.

Nama USS Germantown diambil dari daerah bersejarah Germantown di kawasan Pennsylvania yang terkenal sebagai situs sebuah pertempuran penting dalam Revolusi Amerika.

Germantown adalah kapal yang memiliki kemampuan canggih dan sanggup menjalankan berbagai jenis tugas. Misi kapal perang amfibi itu adalah membawa dan meluncurkan kendaraan-kendaraan dan kapal-kapal amfibi.

Kapal itu dapat secara cepat dan efektif menyelamatkan orang-orang sipil yang terdesak atau mengalami tekanan-tekanan di daerah yang berbahaya, serta membawa dan mengantarkan ratusan ton bahan batuan untuk korban hanya dalam beberapa jam setelah kapal tiba di suatu daerah.

Selain itu, kapal itu juga telah dilengkapi dengan peralatan medis dan perawatan gigi yang canggih sehingga Germantown tidak hanya berfungsi sebagai kapal perang, tetapi juga kapal perdamaian. ANTARA

0 komentar:

Poskan Komentar